

Sebuah angka desimal adalah cara untuk menulis angka yang tidak bulat dengan menggunakan titik desimal. Sebuah nilai desimal mewakili bagian atau sebagian dari suatu nilai. Misalnya, 1,23 diperoleh dari 1+2/10+3/100. Namun, setiap nilai desimal yang bukan nol bisa dituliskan dalam bentuk apa?
Setiap nilai desimal yang bukan nol dapat dituliskan dalam berbagai bentuk, yaitu:
Dalam bentuk fraksi, nilai desimal dapat dituliskan sebagai pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka desimal yang disebut, sementara penyebut adalah 1 diikuti oleh jumlah nol sebanyak jumlah digit di belakang koma.
Contoh:
0,75 menjadi 75/100.
Nilai desimal juga dapat dituliskan dalam bentuk persen. Untuk ini, nilai desimal dikalikan dengan 100.
Contoh:
0,58 menjadi 58%.
Setiap desimal yang berakhir atau berulang adalah bilangan rasional. Angka-angka ini dapat dituliskan sebagai fraksi (m/n), di mana m dan n adalah bilangan bulat dan n≠0.
Contoh:
0,333… menjadi 1/3.
Setiap nilai desimal, termasuk nilai-nilai yang tak terhingga dan non-periodik, adalah bilangan real. Bilangan real mencakup semua bilangan rasional dan irasional. Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak bisa dituliskan sebagai fraksi m/n, di mana m dan n adalah bilangan bulat.
Contoh:
0,10100100010000… merupakan contoh bilangan real.
Dengan demikian, setiap nilai desimal yang bukan nol dapat ditransformasikan dan dituliskan dalam berbagai bentuk yang berbeda sesuai kebutuhan dan konteks penggunaannya.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.