

Kamu pasti pernah dengar istilah “flashback”, apalagi kalau sering nonton film, baca novel, atau dengerin lagu-lagu galau. Kata ini sering banget muncul pas ada adegan atau cerita yang tiba-tiba balik ke masa lalu. Tapi sebenarnya, flashback artinya apa, sih?
Secara sederhana, flashback adalah momen ketika seseorang atau suatu cerita mengingat atau menampilkan kembali kejadian di masa lalu. Dalam dunia film atau cerita, biasanya flashback dipakai untuk menjelaskan latar belakang suatu kejadian, atau memperkuat emosi tokohnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering “flashback” — entah karena lihat foto lama, dengar lagu tertentu, atau ketemu seseorang dari masa lalu. Rasanya kayak ditarik balik ke waktu itu, lengkap sama perasaan yang dulu pernah dirasain.
Nah, di artikel ini DomainJava.com bakal bahas arti flashback, penggunaannya dalam berbagai konteks (mulai dari hiburan sampai kehidupan sehari-hari), dan kenapa momen flashback bisa begitu kuat dan berkesan dalam ingatan kita.
Flashback adalah istilah dalam bahasa Inggris yang artinya kilas balik atau pengulangan peristiwa masa lalu.
Dalam bahasa Indonesia, flashback artinya mengingat kembali atau menampilkan kembali kejadian yang telah terjadi sebelumnya.
Istilah ini sering digunakan dalam berbagai konteks seperti film, cerita fiksi, kehidupan sehari-hari, hingga percakapan santai.
Jika diterjemahkan secara langsung, arti kata flash berarti “kilat” atau “sekejap”, dan back berarti “kembali. Jadi, flashback secara harfiah adalah “kembali sekejap ke masa lalu.”
Namun, dalam penggunaan sebenarnya, flashback adalah teknik untuk menceritakan kembali sesuatu yang telah terjadi sebelumnya, baik dalam cerita, pengalaman pribadi, maupun memori.
Flashback memiliki beberapa fungsi penting, tergantung konteksnya:
Berikut beberapa contoh kalimat dengan kata “flashback”:
Dalam dunia penulisan cerita, novel, dan film, flashback adalah teknik naratif yang digunakan untuk:
Contoh film dengan teknik flashback:
Dalam semua film tersebut, cerita masa lalu ditampilkan kembali untuk memperkuat jalan cerita utama.
Flashback sering disamakan dengan déjà vu, padahal keduanya berbeda.
Contoh:
Dalam psikologi, flashback bisa menjadi gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Orang dengan PTSD dapat mengalami kilas balik mendalam terhadap kejadian traumatis yang pernah mereka alami, seolah-olah kejadian itu sedang terjadi kembali.
Contoh:
Di media sosial, istilah flashback sering digunakan dalam postingan bernostalgia. Biasanya disertai foto lama, caption kenangan, atau peristiwa penting di masa lalu.
Contoh caption:
Tagar populer yang digunakan:
Berikut beberapa sinonim atau kata lain yang mirip dengan “flashback”:
Namun, “flashback” lebih umum digunakan di konteks modern atau percakapan internasional.
Flashback artinya adalah kilas balik atau kembali mengingat peristiwa di masa lalu.
Istilah ini digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari cerita fiksi, film, hingga kehidupan sehari-hari. Dalam psikologi, flashback juga bisa mengacu pada kondisi serius terkait trauma masa lalu.
Memahami arti dan penggunaan kata “flashback” bisa membantu kita lebih peka dalam membaca cerita, menyampaikan kenangan, atau mengekspresikan perasaan terhadap masa lalu.
Baca Juga : Apa Itu Budget? Definisi, Fungsi dan Jenisnya
Jika kamu sedang mengenang masa lalu dan ingin menuliskannya di media sosial, jangan ragu untuk menggunakan kata flashback — karena setiap kenangan punya cerita.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.