

Dalam penyelesaian masalah berbasis probabilitas dan statistika, sangat penting untuk memahami konsep-konsep dasar serta terminologi yang digunakan. Untuk menjawab pertanyaan di atas, salah satu konsep dasar yang akan digunakan adalah prinsip dasar probabilitas.
Mari kita analisis kasus yang diberikan:
Probabilitas suatu peristiwa mencerminkan sejauh mana peristiwa itu mungkin terjadi. Probabilitas suatu peristiwa (P(E)) dihitung dengan rumus:
P(E) = Number of favourable outcomes / Total number of outcomesMaka, probabilitas mendapatkan kelereng putih pada kali kedua (P(W2)|W1):
P(W2|W1) = Number of white marbles left after first draw / Total number of marbles left after first drawDalam konteks ini, total kelereng putih setelah pengambilan pertama adalah 4 dan total kelereng setelah pengambilan pertama adalah 40. Dengan kata lain, karena kita mencari probabilitas mengambil kelereng putih pada kali kedua, dengan asumsi kita telah mengambil satu bola putih pada kali pertama dan kita tidak mengembalikannya ke kantong, maka nilai probabilitasnya adalah:
P(W2|W1) = 4 / 40 = 0.1Sehingga, nilai kemungkinan terambil kelereng putih lagi adalah 0.1 atau 10%.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.