

Pada dunia basis data, seringkali kita menjumpai berbagai istilah dan terminologi yang mungkin awam bagi beberapa orang. Salah satunya adalah istilah yang berkaitan dengan sekelompulan perintah Data Manipulation Language (DML) yang membentuk satu unit kerja logis.
Sebelum membahas lebih jauh, kita perlu memahami lebih dulu mengenai Data Manipulation Language (DML). DML merupakan sejenis perintah yang digunakan untuk mengakses dan memanipulasi data. DML mencakup perintah dasar seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE. Perintah-perintah ini memungkinkan pengguna melihat, menambah, memodifikasi, atau menghapus data dalam database. Intinya, DML memungkinkan pengguna berinteraksi dengan data yang ada di dalam database.
Lalu, jika ada sekelompulan perintah DML membentuk sebuah unit kerja logis, ini dikenal sebagai Transaksi. Transaksi merupakan serangkaian operasi yang membentuk satu kesatuan kerja yang tidak bisa dipisahkan. Transaksi membantu dalam memastikan konsistensi dan keandalan data dalam database dengan mengikuti prinsip ACID (Atomicity, Consistency, Isolation, Durability):
Contoh sederhana transaksi dalam basis data adalah saat kita melakukan transfer uang antar rekening bank. Saat kita mengirim, nominal uang di rekening kita berkurang (DELETE atau UPDATE), dan sekaligus nominal uang di rekening penerima bertambah (INSERT atau UPDATE). Proses ini adalah satu transaksi yang tidak bisa dipisahkan. Jika ada satu proses yang gagal, misalnya pengurangan uang dari rekening kita tetapi penambahan uang di rekening penerima tidak berhasil, maka seluruh proses harus dibatalkan.
Jadi, sekumpulan perintah DML yang membentuk sebuah unit kerja logis disebut transaksi. Dengan adanya transaksi, interaksi terhadap data dalam basis data menjadi lebih terjamin keakuratannya.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.