Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Bahasa Arab dan Artinya

- Penulis

Minggu, 1 Mei 2022 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Featured DomainJava

Featured DomainJava

Bacaan Takbiran Idul Fitri – Berikut lafal takbir hari raya idul fitri yang sudah kami rangkum lengkap dengan arti bahasa arabnya.

Lafal Bacaan Takbir ini untuk dikumandangkan saat idul fitri atau hari lebaran.

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na’budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bacaan antara takbir Idul Fitri pasti sudah tidak asing lagi ketika hari raya lebaran tiba. Hari raya Idul Fitri ditandai dengan gema takbir yang diserukan di mana-mana. 

Takbir pada malam Idul Fitri atau yang sering disebut takbiran menandai telah sempurnanya bulan Ramadhan dan memasuki hari suci yang fitri. Takbir sebagai salah satu wujud syukur dan syiar umat muslim. Dalil bertakbir pada malam Idul Fitri adalah firman Allah Ta’ala:


وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Lafal Bacaan Takbiran Idul Fitri Menurut Imam Nawawi

Menurut penjelasan Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’, Syarhul Muhadzdzab, takbir dilantunkan sebanyak tiga kali berturut-turut.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ 

Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. 

Artinya: Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.

Selain tiga takbir tersebut, lalu ditambahkan dengan zikir sebagaimana zikir-takbir Rasulullah SAW di bukit Shafa yang diriwayatkan Imam Muslim:  

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ 

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahuddīna wa lau karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. 

Artinya, “Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memporak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”

Adapun lafal takbir yang sering dibaca masyarakat sebagai berikut tidak masalah. Lafal takbir itu cukup baik untuk dibaca. 

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ 

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu. 

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

Sebagian ulama mazhab As-Syafi’i menambahkan lafal takbir berdasarkan pandangan Imam As-Syafi’i pada qaul qadim:

 اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا اللهُ اَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا وَالحَمْدُ للهِ عَلَى مَا أَوْلَانَا وَأَبْلَانَا 

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, Allāhu akbar ‘alā mā hadānā, wal hamdu lilāhi ‘alā mā awlānā wa ablānā.

Itulah info domainjava.com tentang bacaan lafal Takbiran Idul Fitri bahasa arab lengkap dengan artinya yang sering dikumandangkan umat muslim ketika menyambut hari lebaran.

Berita Terkait

Bangsa Indonesia Menghargai Hak Asasi Manusia Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila, Bukan Hak Asasi Manusia yang…..?
Berpikir Terbuka, Dengan Belajar Hal yang Berbeda adalah Gambaran dari Seseorang yang Melakukan Proses Belajar yang…?
Biografi Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Pertama dan Pelopor Pers Perempuan di Indonesia
Dampak Globalisasi Menjadikan Nilai-Nilai Sosial dalam Masyarakat Menjadi Semakin Luntur: Hal Ini Ditandai dengan…?
Dasar yang Dipakai untuk Menghitung Biaya Overhead Pabrik (BOP) Apabila Terdapat Variasi dalam Waktu Penggunaan Mesin
Cara Transfer Hingga Setor dan Tarik Tunai Pakai QRIS
Bagaimana Menciptakan Sekolah yang Menyenangkan? Dimensi Apa yang Perlu Diperhatikan?
Hak DPR untuk Melakukan Penyelidikan Mengenai Kebijakan Pemerintah yang Diduga Bertentangan dengan Hukum Disebut Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:40 WIB

Bangsa Indonesia Menghargai Hak Asasi Manusia Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila, Bukan Hak Asasi Manusia yang…..?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:35 WIB

Berpikir Terbuka, Dengan Belajar Hal yang Berbeda adalah Gambaran dari Seseorang yang Melakukan Proses Belajar yang…?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:30 WIB

Biografi Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Pertama dan Pelopor Pers Perempuan di Indonesia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:25 WIB

Dampak Globalisasi Menjadikan Nilai-Nilai Sosial dalam Masyarakat Menjadi Semakin Luntur: Hal Ini Ditandai dengan…?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:20 WIB

Dasar yang Dipakai untuk Menghitung Biaya Overhead Pabrik (BOP) Apabila Terdapat Variasi dalam Waktu Penggunaan Mesin

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WIB

Bagaimana Menciptakan Sekolah yang Menyenangkan? Dimensi Apa yang Perlu Diperhatikan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:05 WIB

Hak DPR untuk Melakukan Penyelidikan Mengenai Kebijakan Pemerintah yang Diduga Bertentangan dengan Hukum Disebut Apa?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

3 Tokoh Pendidikan Internasional yang Mempengaruhi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

Berita Terbaru