

Ingin memahami Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan lebih dalam? Temukan berbagai fakta dan pengetahuan menarik dalam pembahasan ini. Temukan informasi yang Anda butuhkan sekarang.
Dapatkan wawasan lengkap mengenai Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan. Informasi disusun berdasarkan poin-poin penting yang sering dicari. Pastikan membaca hingga akhir agar tidak melewatkan informasi penting dibawah ini.
Banyak orang ingin tahu lebih banyak tentang Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan. Melalui artikel ini, DomainJava.com mencoba menjelaskan poin-poin pentingnya secara sederhana. Topik ini berada dalam kategori News serta tag Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.
Artikel Terkait:
Kalau Anda sedang mencari informasi tentang Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan, artikel ini akan membantu Anda memahami pembahasannya dengan bahasa yang sederhana dan mudah diikuti.
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM Prof. Dr. apt. Retno Sunarminingsih, M.Sc. meninggal dunia pada usia 74 tahun. Simak perjalanan karier, kontribusi, dan jasa beliau bagi Universitas Gadjah Mada.
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali berduka. Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih meninggal dunia pada Senin, 29 Juni, di Jakarta dalam usia 74 tahun. Kepergian akademisi senior yang juga merupakan istri mantan Menteri Pendidikan Nasional RI, Prof. Bambang Sudibyo, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar UGM dan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.
Jenazah Prof. Dr. apt. Retno Sunarminingsih, M.Sc. disemayamkan di Balairung Gedung Pusat UGM untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari sivitas akademika sebelum dimakamkan di Kompleks Pemakaman Keluarga UGM, Sawitsari, Sleman, pada Selasa, 30 Juni.
Semasa hidupnya, Prof. Retno dikenal sebagai sosok pendidik yang penuh kasih, jujur, disiplin, serta selalu memberikan teladan kepada mahasiswa maupun rekan sejawat. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap mengibaratkan manusia sebagai gelas kosong yang dapat diisi berbagai ilmu dan pengalaman.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, mengenang Prof. Retno sebagai pribadi yang selalu berharap setiap orang mengisi “gelas kosong” tersebut dengan ilmu yang bermakna, mencerahkan, dan membawa manfaat bagi sesama.
Menurut Ova, dedikasi Prof. Retno selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Universitas Gadjah Mada. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena sivitas akademika berkesempatan belajar langsung dari sosok yang dinilai menjadi teladan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kontribusi Prof. Retno terhadap UGM tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan universitas. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada periode 2002–2007, kemudian melanjutkan pengabdian sebagai Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat pada periode 2007–2012.
Selama masa kepemimpinannya, Prof. Retno dikenal sebagai penggerak berbagai program strategis universitas. Salah satu kontribusi pentingnya adalah pengembangan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM yang hingga kini menjadi salah satu fasilitas riset unggulan.
Selain itu, ia juga menjadi salah satu penggagas berdirinya Sekolah Vokasi UGM. Sebelum menjadi institusi tersendiri, program pendidikan diploma masih tersebar di berbagai fakultas. Berkat inisiatif tersebut, pendidikan vokasi di UGM berkembang menjadi lebih terintegrasi dan profesional.
Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Prof. Agus Sartono, mengenang Prof. Retno sebagai pemimpin yang berdedikasi tinggi, berpikiran terbuka, serta rendah hati. Ia menilai berbagai proyek pembangunan strategis kampus dapat berjalan dengan baik berkat kepemimpinan dan kemampuan koordinasi Prof. Retno.
Di antaranya adalah pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM serta Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM yang berhasil direalisasikan tanpa kendala berarti.
Prof. Retno dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM pada tahun 2002 melalui pidato ilmiah berjudul Metabolit Sekunder: Manfaat dan Perkembangannya dalam Dunia Farmasi. Bidang tersebut menjadi salah satu fokus keilmuan yang terus ia kembangkan sepanjang karier akademiknya.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari Fakultas Farmasi UGM dengan menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun 1976 dan profesi apoteker pada 1977. Ia kemudian melanjutkan studi magister di bidang farmasi di University of Kentucky, Amerika Serikat, sebelum meraih gelar doktor di Fakultas Farmasi UGM.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai wakil rektor, Prof. Retno tetap aktif sebagai Anggota Senat Akademik dan Dewan Guru Besar Fakultas Farmasi UGM hingga memasuki masa purna tugas. Bahkan setelah pensiun, ia masih terus mengabdikan diri di lingkungan fakultas dan menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya selama lebih dari 35 tahun.
Kepergian Prof. Retno menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia, khususnya Universitas Gadjah Mada. Jejak pengabdiannya tidak hanya terlihat melalui berbagai kebijakan dan pembangunan yang pernah dipimpinnya, tetapi juga melalui ribuan mahasiswa, dosen, dan peneliti yang pernah merasakan bimbingan serta keteladanannya.
Warisan ilmu, integritas, dan semangat pengabdian yang ditinggalkan Prof. Retno diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi akademisi berikutnya dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sumber: Siaran resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), keterangan Rektor UGM Prof. Ova Emilia, riwayat hidup Fakultas Farmasi UGM, dan pernyataan kolega Prof. Retno Sunarminingsih saat prosesi penghormatan terakhir.
Demikian pembahasan singkat mengenai Guru Besar Farmasi UGM Prof. Retno Sunarminingsih Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan. Temukan berbagai informasi menarik lainnya di DomainJava.com.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan berbagai sumber terpercaya serta diperbarui secara berkala apabila terdapat informasi terbaru. Jika menemukan data yang perlu diperbaiki atau diperbarui, silakan hubungi tim editorial DomainJava.com.
https://ugm.ac.id/id/berita/prof-retno-sunarminingsih-berpulang/
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.