

Menghidupi diri sendiri dan memenuhi kebutuhan dasar adalah tujuan utama dari memiliki pekerjaan. Namun, apa sebutan bagi orang yang sudah bekerja, tetapi pendapatannya tidak mencukupi kebutuhan pokoknya? Orang-orang seperti ini sering disebut sebagai “pekerja miskin” atau “working poor” dalam literatur sosial ekonomi.
Pekerja miskin merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan individu atau keluarga yang meskipun bekerja, masih tetap berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang mereka lakukan tidak mampu memberikan upah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya.
Lazimnya, “pekerja miskin” adalah mereka yang bekerja dengan jam kerja penuh, namun penghasilan yang diterima masih tidak cukup untuk memenuhi standar kehidupan yang layak. Mereka bisa bekerja di berbagai sektor, seperti pertanian, manufaktur, konstruksi, atau pekerjaan berbasis jasa dengan upah rendah. Banyak di antara mereka tidak mendapatkan tunjangan kerja seperti asuransi kesehatan, cuti berbayar, atau jaminan hari tua.
Fenomena ini umumnya disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah:
Untuk menangani permasalahan ini, beberapa solusi bisa diterapkan, seperti:
Dengan berbagai upaya tersebut, kita dapat berharap untuk mengurangi jumlah pekerja miskin dan membantu mereka mencapai kehidupan yang lebih baik meski sudah bekerja.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.