

Dalam upaya memperkuat fondasi keberlanjutan pendidikan tinggi, Universitas Brawijaya (UB) meluncurkan sebuah inisiatif strategis bertajuk Abhiseva 63, yang merupakan bagian dari program unggulan Dana Abadi UB. Program ini secara resmi diperkenalkan kepada publik dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025, yang digelar dengan semarak di Gedung Samantha Krida, Malang.
Acara sosialisasi ini menjadi panggung penting untuk memperkenalkan program Dana Abadi UB kepada generasi mahasiswa baru. Tak hanya menyoroti konsep dan manfaat program, acara ini juga menghadirkan langsung jajaran pengelola Dana Abadi untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta. Dalam kesempatan ini, UB secara resmi menyampaikan kepada publik bahwa Direktur Dana Abadi Universitas Brawijaya adalah:
Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D., IPU
Sosok yang dikenal luas di lingkungan akademik UB ini tidak hanya memiliki latar belakang teknis dan akademik yang kuat, tetapi juga rekam jejak panjang dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi, baik dari sisi akademik maupun strategis.
Acara PKKMB 2025 dimanfaatkan UB untuk mensosialisasikan Abhiseva 63, program yang dirancang sebagai pilar utama keberlanjutan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di lingkungan kampus. Nama “Abhiseva” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti pelayanan penuh pengabdian, mencerminkan semangat UB dalam mendukung pembangunan bangsa melalui pendidikan tinggi yang bermakna dan berdampak.
Dengan dukungan penuh dari UB Medcomm Group dan MFM Radio sebagai media partner, acara berlangsung dengan meriah dan interaktif. Dua host profesional memandu acara dengan energik, membangun antusiasme tinggi dari ratusan mahasiswa baru yang hadir.
Sosialisasi ini tidak hanya menampilkan Direktur Dana Abadi, tetapi juga melibatkan jajaran pengelola lainnya yang berperan penting dalam operasionalisasi program. Turut hadir:
Mereka memaparkan secara komprehensif tentang visi Dana Abadi, mekanisme pengumpulan dana, transparansi pengelolaan, hingga arah pemanfaatannya.
Dalam presentasi yang disampaikan oleh Ir. Achmad Wicaksono, Dana Abadi UB memiliki empat fokus utama pemanfaatan dana, yakni:
“Melalui Dana Abadi, Universitas Brawijaya berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Kami ingin sivitas akademika turut aktif, tidak hanya mengetahui program ini, tetapi juga mendukung kolaborasi yang bisa terbangun ke depannya,”
— Ir. Achmad Wicaksono, Direktur Dana Abadi UB
Suksesnya program ini tidak lepas dari dukungan para mitra strategis. Dalam pelaksanaannya, Bank Syariah Indonesia (BSI) turut ambil bagian sebagai mitra pengelola keuangan Dana Abadi UB. Kehadiran lembaga keuangan syariah ini mencerminkan komitmen UB dalam menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dana publik.
Sementara itu, UB Medcomm Group dan MFM Radio berperan sebagai media partner yang aktif dalam mendiseminasikan informasi kepada publik kampus, khususnya generasi muda mahasiswa.
Sosialisasi Dana Abadi dalam PKKMB 2025 bukan sekadar informasi administratif, tetapi juga langkah strategis membangun kesadaran kolektif sivitas akademika UB bahwa keberlanjutan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Program ini membuka ruang partisipasi seluas-luasnya, termasuk dari alumni, mitra industri, lembaga donor, hingga mahasiswa itu sendiri.
Dengan kepemimpinan Ir. Achmad Wicaksono sebagai Direktur Dana Abadi UB, serta dukungan tim profesional dan kolaboratif, Dana Abadi UB diproyeksikan menjadi kekuatan utama dalam menjadikan Universitas Brawijaya sebagai kampus unggul, berdaya saing global, dan berdampak luas di tengah masyarakat.
Editor Team DomainJava berperan penting dalam penulisan artikel dibidangnya, seorang ahli dalam bidang write article dengan sangat profesional.