Sebuah Kursi yang Beratnya 100 N, Memiliki 4 Kaki yang Masing-Masing Memiliki Luas Penampang 5cm². Besar Tekanan Setiap Kaki Kursi Tersebut adalah…

- Author

Minggu, 30 Juni 2024 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Featured DomainJava

Featured DomainJava

Sebuah Kursi yang Beratnya 100 N, Memiliki 4 Kaki yang Masing-Masing Memiliki Luas Penampang 5cm². Besar Tekanan Setiap Kaki Kursi Tersebut adalah…

Tekanan adalah perbandingan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dengan luas penampang tempat gaya tersebut bekerja. Dengan kata lain, tekanan (P) dapat dinyatakan dengan rumus sederhana P = F/A, di mana F adalah gaya (dalam newton, N) dan A adalah area (dalam meter persegi, m²).

Mari kita terapkan konsep tekanan ini ke soal yang ada. Sebuah kursi memiliki berat 100 N dan empat kaki, dengan masing-masing memiliki luas penampang sebesar 5 cm².

Berat adalah gaya gravitasi yang bekerja pada benda, dalam hal ini kursi. Jadi, F dalam contoh ini adalah 100 N.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kita memasukkan luas penampang kaki kursi ke dalam rumus, kita harus mengubah satuan dari cm² ke m², karena satuan standar dalam sistem internasional (SI) untuk luas adalah meter persegi. Setelah konversi, kita mendapatkan bahwa 5 cm² = 0.0005 m².

Sejak kursi memiliki empat kaki, maka total luas penampang adalah 4 * 0.0005 m² = 0.002 m².

Sekarang, kita bisa mencari tekanan pada setiap kaki kursi dengan memasukkan nilai-nilai ini ke dalam rumus tekanan:

P = F/A

= 100 N / 0.002 m²

= 50000 Pa (Pascal)

Sehingga, besar tekanan pada setiap kaki kursi tersebut adalah 50000 Pascal.

Jadi, meski kursi tersebut tampak sederhana, proses fisika yang terjadi sangatlah rumit, meskipun kebenarannya dapat dengan mudah ditemukan dengan menggunakan konsep dasar tekanan. Itulah sebabnya kursi dapat dengan mudah menahan berat manusia tanpa ambruk, berkat pembagian tekanan yang merata pada empat kakinya.

Berita Terkait

Suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat tertentu mempunyai kewarganegaraan lain disebut dengan…?
Syekh Nawawi: Imam di Masjidil Haram, Guru di Haramain, dan Gelar Sayyidul Hijaz – Wilayah Apa yang Termasuk di Hijaz?
Teknik Pukulan dengan Tujuan untuk Melambungkan Shuttlecock Setinggi Mungkin Mengarah Jauh ke Garis Belakang adalah…
Amati Kemasan Berbentuk Balok yang Telah Disediakan Guru, Apakah Kamu Menemukan Ciri-Ciri Khusus pada Balok Tersebut?
Apakah Ibu dan Bapak Guru Pernah Mendapat Umpan Balik? Umpan Balik Apa yang Ibu dan Bapak Guru Ingat Hingga Sekarang?
Bagi Kita Semua, Bagaimana Sikap Kita Terhadap Bentuk Kemajuan Teknologi Termasuk Teknologi Komunikasi dan Informasi?
Bangsa Indonesia Menghargai Hak Asasi Manusia Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila, Bukan Hak Asasi Manusia yang…..?
Berpikir Terbuka, Dengan Belajar Hal yang Berbeda adalah Gambaran dari Seseorang yang Melakukan Proses Belajar yang…?

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat tertentu mempunyai kewarganegaraan lain disebut dengan…?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:55 WIB

Syekh Nawawi: Imam di Masjidil Haram, Guru di Haramain, dan Gelar Sayyidul Hijaz – Wilayah Apa yang Termasuk di Hijaz?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:50 WIB

Teknik Pukulan dengan Tujuan untuk Melambungkan Shuttlecock Setinggi Mungkin Mengarah Jauh ke Garis Belakang adalah…

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:45 WIB

Amati Kemasan Berbentuk Balok yang Telah Disediakan Guru, Apakah Kamu Menemukan Ciri-Ciri Khusus pada Balok Tersebut?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:40 WIB

Apakah Ibu dan Bapak Guru Pernah Mendapat Umpan Balik? Umpan Balik Apa yang Ibu dan Bapak Guru Ingat Hingga Sekarang?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:40 WIB

Bangsa Indonesia Menghargai Hak Asasi Manusia Sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila, Bukan Hak Asasi Manusia yang…..?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:35 WIB

Berpikir Terbuka, Dengan Belajar Hal yang Berbeda adalah Gambaran dari Seseorang yang Melakukan Proses Belajar yang…?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:30 WIB

Biografi Roehana Koeddoes, Jurnalis Perempuan Pertama dan Pelopor Pers Perempuan di Indonesia

Berita Terbaru